Sunyi

image

Namamu sunyi
Bilah yang dieja di ujung hari
Masa terkelebat segala asa dan realita
Dan sudah qadar-Nya menjadi apa

Haruskah manusia mencandaimu
Hanya tuk sekedar menghilangkan bisu
Dan menyamarkan aroma keterasingan
Menertawakan kebodohan diri
Atau harusnya mematut menelisik
Di sepenggal waktu yang tak banyak sisa ini

Keberadaanmu membawa kelam
Atau justru menampakkan sinar yang awalnya temaram
Hei, bukankah itu tergantung darimana melihat
Dan siapa yang melihat
Antara aku yang merindukanmu
Dan mereka yang mungkin memakimu

Sekali lagi,
Tergantung pada yang kita tinggalkan di belakang sana

Itu saja.

Iklan

Beri Tanggapan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s