Ini Dia Premiks Donat Terenak

image

“Mbak, besok jangan jajan di sekolah, ya. Insyaallah, besok kita bikin donat.”

Janji terlanjur dibuat sendiri, tapi apa daya pas hari eksekusi tiba ternyata tepung terigu sudah habis. Saat belanja bulanan kemarin saya benar-benar lupa membeli untuk persediaan. Maklum, membawa anak-anak ke supermarket sudah pasti tidak konsen belanja. Sibuk berlarian kesana kemari seperti lomba marathon. Meski bala bantuan sudah dikerahkan tetap saja repotnya masyaallaah.

Baca lebih lanjut

Iklan

Kontrak? Why not!

image

Meneruskan kisah seputar kontrak rumah. Setelah bertahun lalu saya adalah salah seorang pelakunya, dan mungkin akan saya lakoni kembali, ternyata ada banyak hal positif menjadi seorang kontraktor. Serius, ini bukan menghibur diri sendiri, apalagi menghibur para sahabat 1langitbiru *big smile. Serius, memang sebuah sisi yang kita pandang negatif tidak jarang memiliki sisi positif pula.

Baca lebih lanjut

Cintamu Versus Cintaku

image

Menatapmu lurus
menelisik gurat-gurat halus di balik jemari tanganmu
menyipit mata akan kerut-kerut jelas di teduh wajahmu

entah berapa masa aku lewatkan darinya
hingga jika tak menengok tak kuasa kubuka mata

Terlalu silau aku akan dirimu
yang berdiri tegak bagai ratu
kokoh tak bergeming seolah memiliki kuasa
hingga terkesima aku menghembus padamu

lagi… aku yang selalu congkak mengabaikanmu
karena kupikir engkau ada selalu
saat aku berhembus keras mempertahankan asaku
dan mencoba menggoyahkanmu…

ibu…
bilangan waktu itu tak akan kembali bukan?
masa ketika engkau lincah mengiringi langkahku
yang tinggal hanya kuyu
membuatku kehilangan suatu sudut itu
karena aku berharap engkau selalu di sisi
tak peduli bahwa ternyata tangan, mulut, kaki dan hati ini selalu melukai

Apakah mungkin anginku terlalu keras berhembus?
hingga ranting-rantingmu berderit kencang
tapi aku masih saja berhembus
mengabaikan daun-daunmu yang berguguran satu per satu

maaf…

maaf…

dan terima kasih…

cintaku tak hanya sepanjang badan

karena cintamu pun tak hanya sepenggalah

Bmy, 12 Januari 2015

A S A

image

Tak terasa tumpah ruah beban di dada
Melihat sosok kecil lunglai tak berdaya
Duhai… kiranya..
Bisa terganti segala derita
Biar payah milikku saja
Namun takdir memang milik Sang Raja
Sedu sedan pun tak punya kuasa
Hanya pedih yang menghujam tajam
Menancap di dinding-dinding kelam
Meratap penuh harap
Menanti secercah cahaya
Esok..

Posted from WordPress for Android

Kami hanya kelompok kurang kasih sayang

image

Beberapa waktu berselang, bahkan mungkin kini tema ini masih ramai dibicarakan. Mulai dari media sosial yang ramai mendukung bahkan mengkampanyekan, bahkan rumor beredar bahwa lembaga internasional pun turut serta mengucurkan dana bagi kelompok ini. Merasa sebagai minoritas, didiskriminasikan, diremehkan, dipandang sebelah mata, dihinakan, dicaci maki.. bersatulah mereka membangun kekuatan demi eksistensi dan harga diri.

Baca lebih lanjut